Monthly archive for ‘ April, 2012 ’

Satu Kalimat Berbalut Rasa

27th April 2012 | 0 Comments

Satu Kalimat Berbalut Rasa Berpayungkan cakrawala jingga.. Berhiaskan pelangi di angkasa.. Sebentuk hati tersingkap tirai langit.. Yang ku titipkan bersama laju sang mega.. Nafas kerinduan terhembus bayu segara.. Semilirnya terbawa hingga ke nirwana.. Mendesir lembut merelung sukma.. Debarkan rasa, ciptakan karsa..


Seperti Bintang Mencintai Sang Malam

27th April 2012 | 0 Comments

Seperti Bintang Mencintai Sang Malam kasih… Laksana cermin dalam resonansi jiwa Menggetarkan palung hati hingga ke raga Menghantarkan kehangatan membara Dari bekunya hati sang kelana kasih… Kesetiaan agung pada dera kerinduan Laksana ombak menanti dalam pelukan Yang datang mencium bibir pantai Dan teredam pada dalamnya kebisuan Kasih… Seperti bunga yang menjaga tingginya kuncup Pucuk-pucuk kasihmu [...]


Aku ingin itu

26th April 2012 | 0 Comments

Aku ingin itu Gemerlap nan benderang Melintasi ruang sang waktu Menjejak menggurat di kehampaan semu Tebarkan serpihan kehidupan dan derai kerinduan Dalam jingga yang hening ku mengibas mimpi yang sulit kurengkuh Meratap cakrawala membentang tak berhujung Seperti mimpi mencari kehidupan Beralas seuntai senyum.. Ku kumpulkan sayap bidadari Yang hadir dalam tawa kebahagian. Mencipta violet nan [...]


Tebing Laut Penantian

26th April 2012 | 0 Comments

Tebing Laut Penantian Tak terhitung sudah banyaknya waktu yang telah terlewati.. Namun ku tetap tegar menanti berharap engkau hadir kembali.. Datang dengan senyum merekah yang selalu buatku terrpesona.. Hingga ku tak mampu sembunyikan semburat yang merona.. Seperti malam malam sebelumnya , berdiriku memandang laut lepas.. Rembulan menjadi saksi saat ku terpaku menatap hamparan laut bebas [...]


Di Bawah Rinai Hujan

26th April 2012 | 0 Comments

Di Bawah Rinai Hujan Langit mengarak awan dan menjadikannya bertindih tindih Menurunkan butiran butiran air yang merinai Menjadikan hujan bersenandung dari celah celah awan Kilauan kilat hampir hampir menghilangkan penglihatan Dibawah hujan yang merinai.. Kubersandar pada sebatang pohon dan kupeluk lamunanku Sosoknya membayang dalam genangan. Rintiknya menjadi tembang antara kau dan aku.. Dibawah rinai hujan.. [...]